PENCELA

Gimana yah, tuan itu disamping pencela yang parah, juga seorang yang tidak mau menanggung resiko dan tanggung jawab pula.

Susah, deh, bekerja sama dengan tuan.

Ampun. :)

[Archive, Cilacap, Wednesday, Feb 04, 2009]

3 Responses to “PENCELA”

  1. dinar Says:

    terimalah dia apa adanya, dia juga manusia… :)
    biasanya aku nyanyi lagu reza yang gini nih …
    “….cintaiiii….”

  2. HH Says:

    hehehe … iya sih … :(

  3. Glynda Awong Says:

    This is a great blog you got here. The theme looks nice, awesome color combination.

Leave a Reply