NAIK BUS

1.
Kalo menurutku, nih; meskipun ini murni urusan bisnis, tetap saja tidak bisa engkau hanya membuta memainkan hanya prinsip-prinsip bisnis, seperti efisiensi dan efektivitas. Sehingga, based on prinsip ini lalu engkau merasa berhak hanya untuk mengambil orang-orang yang terbaik untuk bus-mu, dan menurunkan yang kurang baik. Orang yang sudah terlanjur berada di bus-mu. Apalagi kalo engkau lalu menurunkan dia di tengah jalan. Ditengah-tengah daerah country yang kosong. Daerah Padang belantara.

Ada prinsip-prinsip moral, bukan? Aku tahu aku harus bersikap sopan, karena sikap sopan justru adalah sebagian dari prinsip moral itu. Tapi, mengatakan kebenaran adalah prinsip moral yang lain juga, bukan?

Prinsip moral yang kiranya harus engkau pertimbangkan dalam urusan bisnismu, beberapa diantaranya adalah prinsip kesetiaan, tolong menolong, balas budi, keadilan, membela yang lemah, tenggang rasa dan semacamnya.

Selalu bersikap pragmatis, kiraku, bukan cara terbaik untuk hidup.

2.
Belum lagi, hal inipun dapat dikatakan tidak benar juga meski hanya based on prinsip-prinsip praktis. Sebuah proyek hanyalah sebuah entitas kecil, dan ia adalah kepanjangan tangan dari corporate secara keseluruhan. Maka, kalau engkau berpikir semata-mata untuk keuntungan proyekmu, tanpa memikirkan kepentingan menyeluruh dan jangka panjang corporate, hal itu bisa tidak benar juga.

Engkau memilih hanya yang terbaik untuk proyekmu; itu bagus. Itu akan menjamin kesuksesan proyekmu. Tapi, bagaimana dengan orang-orang yang kurang baik, yang juga adalah fakta, sudah menjadi bagian dari keluarga besar corporate ini? Tidakkah corporate harus mempertimbangkan semua ini?

Meskipun engkau memiliki otoritas penuh untuk memilih orang-orangmu untuk proyekmu, kiraku, engkau tidak dapat terus membuta memainkan sikap egoistik dengan melupakan otoritas Manajer Devisi/Corporate dalam tanggungjawab mereka untuk kepentingan menyeluruh dan jangka panjang corporate.

Menurutku sih demikian.

Ntahlah.

:)

[Archive, Jakarta, Friday, June 26, 2009]

Leave a Reply